Prisma: JRPG Indie dengan Sentuhan Multiverse yang Menghadirkan Versi Alternatif Sang Protagonis
Prisma: JRPG Indie dengan Sentuhan Multiverse yang Menghadirkan Versi Alternatif Sang Protagonis

Gaming Gacor — Saya baru-baru ini mendapat kesempatan untuk mengintip lebih awal Prisma, sebuah RPG bergaya Persona dari pembuat Crisis Tales. Meski proyek sebelumnya dari Dreams Uncorporated ini kurang begitu diterima oleh kritikus kami, Alistair Jones, saya senang melihat mereka kembali dengan ide baru yang sangat menarik.
Prisma adalah JRPG dengan durasi permainan yang lebih singkat dibandingkan inspirasi pendahulunya, yang menjadi kabar baik bagi banyak pemain. Kali ini, permainan ini menghadirkan konsep multiverse yang unik. Alih-alih mengumpulkan Archetypes atau Persona, pemain akan mengumpulkan versi alternatif dari protagonisnya, Alma. Menurut CEO Carlos Rocha dan CCO Jeff Cardenas, ide ini terinspirasi dari sistem job klasik dalam JRPG.
“Dalam RPG, Anda bisa mengubah job class, dan kami mulai berpikir: jika Anda mengganti pakaian, tiba-tiba Anda bisa melakukan sihir hitam. Itu selalu terasa aneh bagi kami. Jadi, kami berpikir: bagaimana jika ini dijadikan fitur utama dalam permainan, di mana karakter lain sebenarnya adalah versi lain dari diri Anda, masing-masing dengan latar belakang dan keputusan hidup mereka sendiri,” ujar Rocha.
Petualangan Alma di Dunia Domacon
Alma adalah seorang jurnalis yang tinggal di Kolombia — negara dengan hubungan yang cukup rumit dengan dunia jurnalisme. Ia kemudian terseret ke dalam Domacon, sebuah dunia aneh yang penuh dengan versi dirinya yang lain. Beberapa menjadi sekutu, beberapa menjadi antagonis, sementara yang lainnya memilih peran sebagai pemilik toko. Hei, seseorang memang harus menjalankan bisnis, bukan?
Fitur Unik: Kamera dan Sistem Pertarungan

Salah satu elemen unik dari Prisma adalah bagaimana profesi Alma sebagai jurnalis memengaruhi sistem pertarungan berbasis giliran dengan grid. Pemain dapat memanfaatkan berbagai lensa kamera untuk menyerang musuh. Misalnya, lensa fish-eye dapat membuat serangan partai melengkung, memungkinkan pemain melewati barisan depan musuh. Sementara itu, lensa retak dapat memecah serangan menjadi banyak balok kecil, menciptakan serangan area yang efektif. Namun, lensa ini tidak hanya digunakan pemain, karena musuh juga bisa memanfaatkannya, menjadikan strategi bertahan sama pentingnya.
Cerita yang Menjadi Sorotan Utama Keunggulan JRPG selalu terletak pada cerita, dan Prisma menjanjikan narasi yang menarik meskipun dengan durasi permainan sekitar 20 jam. Developer menghindari apa yang mereka sebut sebagai “terlalu banyak air dalam sup”, sehingga cerita tetap padat dan bermakna.
Dalam perjalanan, Alma akan bertemu dengan tujuh versi dirinya yang lain, atau alter-Almas, yang masing-masing memiliki pandangan dunia unik. Ketika hubungan Alma dengan mereka berkembang, pemain dapat membuka kemampuan, misi sampingan, dan dialog ala Persona. Namun, dengan durasi yang lebih singkat, pemain hanya dapat memaksimalkan hubungan dengan sekitar empat alter-Almas dalam satu sesi permainan.
Kickstarter dan Harapan Masa Depan
Meskipun masih dalam tahap awal pengembangan, Dreams Uncorporated berencana meluncurkan kampanye Kickstarter pada tahun 2025. Dengan konsep tinggi, visual yang memukau, dan ide-ide segar, Prisma berpotensi menjadi JRPG indie yang memikat hati pemain. Saya sungguh berharap proyek ini berhasil membawa semua elemen menariknya ke dalam frame yang sempurna.
Prisma jelas merupakan judul yang patut ditunggu, terutama bagi pecinta JRPG yang mencari pengalaman berbeda dengan sentuhan multiverse. Bersiaplah untuk menjelajahi dunia penuh warna dan bertemu dengan berbagai versi Alma yang unik!
Komentar